Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2015

EF

Harus gue akui, Ibil is my true friend. Mungkin dia gak nyadar, but as a friend, he gives me many advises. Walaupun seringnya nasihat dia itu sarkastis banget. Someday, we're talking and joking as usual. I forgot what were we talking about but suddenly he said, "you're a bad decision maker. Lo tuh nggak pinter memilih." Pada saat itu, gue rada tersinggung tuh sama omongan dia. Hellowww, maksud dia itu apa ya. Tau banget soal gue? Sampai.. hari ini gue sadar, Ibil was right. I am really really a bad decision maker. Banyak orang tanya (dan bahkan diri gue sendiri. Haha), kenapa gue nggak punya pacar. Ada beberapa yang menyimpulkan kalau gue termasuk tipe orang yang pemilih. Tapi ada juga yang ngerasa minder (atau ilfeel ya? :p) setelah kenal gue lebih jauh. Gue sendiri gak pernah paham, kenapa gue nggak punya pacar. Gue pemilih? Oh, c'mon. Ibil aja bisa bilang gue gak pintar memilih. Cowok yang pernah deket sama gue ya bukan tipe yang seragam atau sama. Dari banker...

Seujung Kuku

Jika kau tanya sebesar apa aku mencintaimu, Aku akan bilang, hanya seujung kuku Mari kita lihat kuku kita Setiap harinya tumbuh Ada waktunya akan kita potong Tapi ia akan tetap tumbuh Kita potong lagi, tumbuh lagi Begitu seterusnya. Seperti itulah aku mencintaimu Terus bertumbuh Ada saatnya kita bertengkar, berbeda pendapat Tapi cinta itu terus tumbuh Belajar untuk saling menghargai Untuk saling membenahi diri Untuk saling percaya Cinta itu terus tumbuh Jadi, jika kau tanya seberapa besar aku mencintaimu.. "Hanya seujung kuku" Jakarta, 5 Februari 2015 Liris Note: i wrote this after i heard a good news from my best friend. Long last, deiz! ;)