Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2015

Melepasmu

"Is it okay to loving you like this?" Ini adalah pertanyaan yang selalu muncul setiap aku bertemu denganmu. "Am I making you feel uncomfortable? " Adalah pertanyaan selanjutnya ketika kita mulai berbicara. You've been my best friend, my great person and my best inspiration ever had. Kesalahanku adalah membawa perasaan ini lebih jauh. I forgot that your smile and your words weren't only just for me. Aku lupa bahwa itulah caramu berteman. I forgot you just wanted to be a nice friend for everyone. Menyenangkan pernah ada sedikit dalam bagian kehidupanmu. Happy to knew you as a person, as a friend and as a coworkers. Terima kasih untuk selalu ada ketika aku butuh kamu Thank you for never leaving me alone. Maaf kalau aku tidak bicarakan ini secara langsung Today supposed to be our day to meet each other but for any reason you canceled it. Aku akan belajar bahwa melepasmu ada caraku menyayangimu lebih dalam. To loving you much more on my own way. ...

In memoriam: Sasrya Harumi

It was takes 5 minutes to start writing. Ternyata banyak hal yang ingin gue ceritain tapi bingung mau mulai dari mana. Mungkin..gue bukan salah satu temen deket lo. Yah.. tapi seenggaknya hampir setiap hari kita pasti ketemu. Bukan cuma karena kita satu ruangan tapi juga karena kita duduk berdekatan. I always knew when you were upset or happy or exciting or angry. Lo adalah cewek jutek tapi baik hati yang gue kenal. Sering banget nyinyir tapi abis itu nawarin coklat ke gue. Hahaha. Hampir tiap hari kita sarapan bareng. Menu sarapan lo selalu sama. Roti plus coklat meses 2 tangkep di potong kotak-kotak di taruh di tempat makan bening. Lo bakal langsung bikin milo anget begitu masuk pantry. I remember that. :) Setiap jam 16.50, lo pasti udah siap-siap pulang. Urutannya, lo beresin tempat makan sama botol minuman lo ke tas warna merah. Tas bekal kita hampir sama. Bedanya gue gambar jerapah, lo gambar burung hantu. Tapi sama-sama warna merah. Setelah itu lo ganti sepatu lo dan bere...

Just you and me

I sit in front of you We're sit closely I can see your eyebrows Your eyelashes Your nose Lips And even your pimple in your cheek You're too busy to look at me It's good. So I can look at you as long as I wanna do. Hey, What are you doing? Is it so important for you? It's a moment that I can't buy in anywhere Moment that I can't share with others Moment that just you and me Can I stop the time for a minute,  an hour, and even a day? Can I repeat the moment like this for tomorrow? Or the day after tomorrow? Jakarta,  13 May 2015 Liris

Migrain oh migrain

I can't sleep because of migrain. Again. For the late two years,  I often get migrain. Nggak tau kenapa. Karena pola hidup yang mulai gak baik sepertinya. Doh! Well, lama-lama akrab juga sama migrain. Gue selalu punya masalah dengan bagian tubuh sebelah kiri. Gue (hampir) selalu migrain di kepala sebelah kiri.  Gue pernah patah tulang di jari tangan sebelah kiri.  Gue punya masalah sama lambung, which is berada di bagian tubuh sebelah kiri. Dan...hidup gue cenderung ke kiri. Haha. Lo pernah ikut tes grafis, baik tulisan atau gambar? Well, tes grafis biasanya dilakukan untuk mengetahui kepribadian seseorang. Baik gambar atau tulisan, even my own signature, rata-rata condong ke kiri. Berdasarkan buku primbonnya anak Psikologi, itu artinya gue punya "masalah" yang berkaitan dengan masa lalu. Yah..bahasa gaulnya, gue orang yang susah move on. Bahaha.  Bener nggak ya? Hem.. Gue punya pemikiran bahwa apa yang menjadikan diri gue hari ini adalah akibat dari apa yang terj...

A - Z to you

Aku berjalan tanpa tentu arah Banyak hal yang ingin ku bagi denganmu dalam perjalanan ini Celotehan, kata-kata mutiara, nyanyian, isi hati, foto-foto Dirimulah yang menjadi pusatnya Entah mengapa, aku tahu ini selalu tentang kamu Fantasiku tentangmu adalah imajinasi yang takkan berubah nyata Gerakku kian cepat tapi aku tak tahu lagi kemana arahku Haruskah aku berputar mencari jalan lain Ini memusingkanku ketika jalan yang kutempuh seakan tak berujung Jalan ini selalu terlihat sama Kadang aku berharap menemukan di ujung jalan ini Lama ku berjalan mencarimu Mencarimu di setiap titik Namun selalu sulit menemukanmu Orang akan berkata aku ini bodoh, aku ini gila Padahal, mereka pun tak mampu tenangkan ku Q --- Ramai celotehan mereka Seakan tahu bagaimana perjalananku mencarimu Tanganku hampir meraihmu, sepertinya sudah kutemukan dirimu di sana V --- Waktunya untuk benar-benar melepasmu, kurasa Yakinkan hati, ini terakhir kalinya Z --- Earhouse, 28 April 2015 Liris K...