Skip to main content

Posts

Showing posts from 2015

Dear my future life,

Aku tidak pernah tahu Mengapa menemukanmu bisa menjadi begitu sulit, bisa begitu menyakitkan, terkadang Aku tidak pernah tahu Bahwa untuk bisa bertemu denganmu, Aku harus lalui semuanya Senoga ketika nanti aku menemukanmu, Kamu pun akan menemukanku Dan kita menjadi orang yang saling menemukan satu sama lain. Asal kau tahu, aku tidak akan duduk terlalu jauh darimu.

Writing helps me

Writing helps me to find you You are in a very deep of my heart What are you doing there? Are you happy there? Writing helps me to collect our memories And I amazed by myself How come we have a lot of memories together? Writing helps me to let you go It's time to pull you out from my heart You have to find another place to stay instead It's enough for us Writing helps me to keep you alive No other way to make us to stand still together This is just a right time For me For you For us

Prologue: #runawayproject

Dear Alex, Semua bermula 5 tahun yang lalu. Aku masih mengingatnya dengan sangat jelas bagaimana kita pertama kali bertemu. Ada jeda singkat hingga akhirnya tahu masing-masing nama. Mungkin biasa saja, tidak ada yang istimewa. Tapi itu dulu. Kalau kita percepat waktu sampai hari ini, banyak hal berubah. Mungkin hanya aku. Tapi mungkin juga kamu. Ketika sapa terasa berbeda dan senyum berarti lain. Tatap mata yang juga berubah. Kita masih bersama. Tapi untuk pertama kalinya, aku ingin kita berpisah, berjauhan. Untuk pertama kalinya, aku takut akan perasaanku sendiri. Aku mencinta sekaligus takut kehilanganmu. Aku selalu mencari alasan bagaimana supaya kamu tidak lagi hadir. Tapi ini sulit. Sama sulitnya menghapus semua percakapan kita di Whatsapp , mengganti profile picture  atau melihat foto-foto Instagram mu. Ini sulit. Tapi aku ingin bisa. Bisa menjauh dari kamu. Aku hanya perlu satu keberanian untuk menjauh darimu.  Meninggalkanmu. Karin. == ...
Hari ini kulihat senyum yang sama Sudah lama sekali senyum itu tak hadir Celoteh riang tanpa jeda Cerita-cerita yang tak pernah kudengar lagi Kalimat puja puji yang silih berganti menyapa Aku menyadari.... Kamu baik-baik saja tanpaku.

Kemana lagi... ?

Aku sudah berjalan begitu jauh Tapi namamu masih saja dicari oleh nya Aku sudah berjalan begitu jauh Tapi dirimu masih saja ditanya oleh nya Aku harus berjalan kemana lagi, Agar namamu..sosokmu..menghilang? Aku harus berjalan kemana lagi, Dimana tak ada orang tahu tentangmu Aku sudah berjalan begitu jauh Menghindar, menjauhi, kabur, bersembunyi.. Tapi semua masih tentang mu Aku harus berjalan kemana lagi.. ? Jakarta, 8 September 2015 @ Commuter Line penuh sesak

I keep you - and never let you go

Hobi yang paling bikin gue iri adalah fotografi. Dan pekerjaan yang setengah mati pengen gue coba adalah fotografer. This is how people captured the moments as same as the reality. Dan kamera selalu bisa jadi mata ketiga buat si fotografer. Permainan sudut pandang. How I like it. Tapi sayangnya, gue cuma jago nulis. Gue cuma bisa meng"capture" momen-momen melalui tulisan. That's why I really love writing. Dan..gue suka banget menulis sesuatu untuk orang lain; postcard, kartu ucapan ulang tahun, farewell messages atau apapun. I wanna let people know about my feelings towards them. Kadang, gue suka kirim email panjang ke temen-temen gue just for saying how grateful I am to have them in my life. Atau kirim-kirim postcard ke orang-orang supaya mereka tahu perjalanan seperti apa yang sedang gue nikmati. I keep my memories into words. That's the reason sampe sekarang gue masih suka nulis diary. Haha. Well, gak exactly gue nulis "dear diary.." tapi it's bette...

Lack of sleep

Tahukah kalian bagian tubuh apa yang paling amazing? Menurut gue, otak. Semua yang terjadi dalam hidup lo, semua itu karena otak. Otak yang memerintahkan kita untuk bertingkah laku, membuat keputusan atau menunjukkan emosi. That's why satu hal kecil aja mengganggu kerja otak lo, bakal berpengaruh sama gimana diri lo bereaksi terhadap apa pun. Otak itu (well, semua anggota tubuh kita) nggak pernah berhenti bekerja selama kita masih bernyawa. Waktu kita tidur, otak berperan penting untuk memunculkan mimpi-mimpi. Yah..mimpi-mimpi itu sebenernya adalah memori-memori alam bawah sadar kita. Dan sebenernya inti tulisan gue kali ini adalah tentang otak dan mimpi. Sebagai lulusan Psikologi,  gue menyakini bahwa mimpi adalah memori yang tanpa sengaja kita simpan di alam bawah sadar kita. Disaat beberapa orang mungkin meyakini bahwa itu berkaitan dengan hal-hal gaib. Yah..whatever. Akhir-akhir ini gue sering banget mengingat dengan jelas mimpi-mimpi gue. Sampe kalo udah bangun, I always ask...

Finally, He's gone.

Pada akhirnya tangan Tuhan yang menentukan segalanya. Ini seperti kaset yang terus berputar Lalu akhirnya dihentikan. Tidak ada lagi pilihan melanjutkan atau pun memutar ulang. Hanya ada berhenti. Yang ada saat ini adalah..membiarkan kasetnya berada di tempatnya Atau Kita pergi membeli kaset baru Memutar yang baru Menyanyi lagu yang baru Berbagi kenangan yang baru Hanya, Mampukah aku? 18 July 2015. Liris Kinasih

Tribute to Angeline -and all of kids outside there-

Hal apa yang pertama kali muncul di benak lo, ketika muncul kata "anak-anak" di depan lo? Kalau gue, bebas. Anak-anak selalu bisa bebas mengekspresikan diri mereka. Mau itu sambil ketawa-ketawa, nangis tersedu-sedu, tantrum  (gak bisa diem, gak terkontrol) atau apa pun. But they always looks free . Mungkin ada beberapa dari kita yang berpikir anak-anak itu lucu, menggemaskan, unpredictable , atau pintar. Tapi mungkin banyak juga yang beranggapan anak-anak itu menyebalkan, tukang rewel, nangis terus, sering merajuk dan lain-lain. It's okay. Anak-anak memang dilihat seperti itu. Gue pernah magang di salah satu Biro Psikologi di Bandung. Gue dikasih kesempatan satu tahun untuk magang di bagian Klinik Anak. Jadi, hampir tiap hari gue berhadapan dengan anak-anak. Dan kebanyakan anak-anak yang gue hadapi adalah anak-anak spesial. Special treatment, special method, special effort   or even special adjustment . Tapi disitu serunya. Gue pernah menghadapi anak yang nggak mau dud...

Melepasmu

"Is it okay to loving you like this?" Ini adalah pertanyaan yang selalu muncul setiap aku bertemu denganmu. "Am I making you feel uncomfortable? " Adalah pertanyaan selanjutnya ketika kita mulai berbicara. You've been my best friend, my great person and my best inspiration ever had. Kesalahanku adalah membawa perasaan ini lebih jauh. I forgot that your smile and your words weren't only just for me. Aku lupa bahwa itulah caramu berteman. I forgot you just wanted to be a nice friend for everyone. Menyenangkan pernah ada sedikit dalam bagian kehidupanmu. Happy to knew you as a person, as a friend and as a coworkers. Terima kasih untuk selalu ada ketika aku butuh kamu Thank you for never leaving me alone. Maaf kalau aku tidak bicarakan ini secara langsung Today supposed to be our day to meet each other but for any reason you canceled it. Aku akan belajar bahwa melepasmu ada caraku menyayangimu lebih dalam. To loving you much more on my own way. ...

In memoriam: Sasrya Harumi

It was takes 5 minutes to start writing. Ternyata banyak hal yang ingin gue ceritain tapi bingung mau mulai dari mana. Mungkin..gue bukan salah satu temen deket lo. Yah.. tapi seenggaknya hampir setiap hari kita pasti ketemu. Bukan cuma karena kita satu ruangan tapi juga karena kita duduk berdekatan. I always knew when you were upset or happy or exciting or angry. Lo adalah cewek jutek tapi baik hati yang gue kenal. Sering banget nyinyir tapi abis itu nawarin coklat ke gue. Hahaha. Hampir tiap hari kita sarapan bareng. Menu sarapan lo selalu sama. Roti plus coklat meses 2 tangkep di potong kotak-kotak di taruh di tempat makan bening. Lo bakal langsung bikin milo anget begitu masuk pantry. I remember that. :) Setiap jam 16.50, lo pasti udah siap-siap pulang. Urutannya, lo beresin tempat makan sama botol minuman lo ke tas warna merah. Tas bekal kita hampir sama. Bedanya gue gambar jerapah, lo gambar burung hantu. Tapi sama-sama warna merah. Setelah itu lo ganti sepatu lo dan bere...

Just you and me

I sit in front of you We're sit closely I can see your eyebrows Your eyelashes Your nose Lips And even your pimple in your cheek You're too busy to look at me It's good. So I can look at you as long as I wanna do. Hey, What are you doing? Is it so important for you? It's a moment that I can't buy in anywhere Moment that I can't share with others Moment that just you and me Can I stop the time for a minute,  an hour, and even a day? Can I repeat the moment like this for tomorrow? Or the day after tomorrow? Jakarta,  13 May 2015 Liris

Migrain oh migrain

I can't sleep because of migrain. Again. For the late two years,  I often get migrain. Nggak tau kenapa. Karena pola hidup yang mulai gak baik sepertinya. Doh! Well, lama-lama akrab juga sama migrain. Gue selalu punya masalah dengan bagian tubuh sebelah kiri. Gue (hampir) selalu migrain di kepala sebelah kiri.  Gue pernah patah tulang di jari tangan sebelah kiri.  Gue punya masalah sama lambung, which is berada di bagian tubuh sebelah kiri. Dan...hidup gue cenderung ke kiri. Haha. Lo pernah ikut tes grafis, baik tulisan atau gambar? Well, tes grafis biasanya dilakukan untuk mengetahui kepribadian seseorang. Baik gambar atau tulisan, even my own signature, rata-rata condong ke kiri. Berdasarkan buku primbonnya anak Psikologi, itu artinya gue punya "masalah" yang berkaitan dengan masa lalu. Yah..bahasa gaulnya, gue orang yang susah move on. Bahaha.  Bener nggak ya? Hem.. Gue punya pemikiran bahwa apa yang menjadikan diri gue hari ini adalah akibat dari apa yang terj...

A - Z to you

Aku berjalan tanpa tentu arah Banyak hal yang ingin ku bagi denganmu dalam perjalanan ini Celotehan, kata-kata mutiara, nyanyian, isi hati, foto-foto Dirimulah yang menjadi pusatnya Entah mengapa, aku tahu ini selalu tentang kamu Fantasiku tentangmu adalah imajinasi yang takkan berubah nyata Gerakku kian cepat tapi aku tak tahu lagi kemana arahku Haruskah aku berputar mencari jalan lain Ini memusingkanku ketika jalan yang kutempuh seakan tak berujung Jalan ini selalu terlihat sama Kadang aku berharap menemukan di ujung jalan ini Lama ku berjalan mencarimu Mencarimu di setiap titik Namun selalu sulit menemukanmu Orang akan berkata aku ini bodoh, aku ini gila Padahal, mereka pun tak mampu tenangkan ku Q --- Ramai celotehan mereka Seakan tahu bagaimana perjalananku mencarimu Tanganku hampir meraihmu, sepertinya sudah kutemukan dirimu di sana V --- Waktunya untuk benar-benar melepasmu, kurasa Yakinkan hati, ini terakhir kalinya Z --- Earhouse, 28 April 2015 Liris K...

Sometimes

Sometimes I ask Allah, Why I always met you Whom I don't want to meet It hurts me when I look at you Because I know it will be complicated I know it will never happened Sometimes I ask Allah, Why it is so hard meeting people Who I really want to meet There's some barriers to meet them And then now I realize Allah is giving me someone that I need to rely on Someone that can be my bestfriend Allah is giving me an opportunity For being grateful for everything That He sent for me I realized.. Allah's plan is better than I thought He always knows what the best for me And I thank to Allah for having you As my bestman, bestfriend that I ever had. Jakarta, 19 April 2015 Liris

Movie review: Her (2013)

I thought it's about a month ago when I watched this movie. Spike Jonze (the director) got a kewl idea - totally kewl idea, I mean - to made this movie. It's about love and be loved. The story is sooo human. Menurut gue, kenapa film ini menarik adalah karena film ini menyajikan cerita cinta yang gak biasa tapi sangat menarik. Gak bosen walaupun (mungkin) cerita cinta-cintaannya sering kita liat di FTV. Well, ceritanya adalah tentang masa dimana teknologi udah sangat canggih. Masa dimana kita gak perlu capek-capek buat ngetik karena PC komputer udah punya sensor suara yang dapat kita perintahkan. Hmm.. I won't tell you about the technology anyway. Sort of, Theodore (cast by Joaquin Phoenix) was falling in love with the computer. Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, even We can talk each other with the PC. We can share stories, jokes..the PC become a friend with us. Theodore yang (ceritanya) lagi galau dan kesepian..akhirnya menemukan kenyamanan untuk ngo...

EF

Harus gue akui, Ibil is my true friend. Mungkin dia gak nyadar, but as a friend, he gives me many advises. Walaupun seringnya nasihat dia itu sarkastis banget. Someday, we're talking and joking as usual. I forgot what were we talking about but suddenly he said, "you're a bad decision maker. Lo tuh nggak pinter memilih." Pada saat itu, gue rada tersinggung tuh sama omongan dia. Hellowww, maksud dia itu apa ya. Tau banget soal gue? Sampai.. hari ini gue sadar, Ibil was right. I am really really a bad decision maker. Banyak orang tanya (dan bahkan diri gue sendiri. Haha), kenapa gue nggak punya pacar. Ada beberapa yang menyimpulkan kalau gue termasuk tipe orang yang pemilih. Tapi ada juga yang ngerasa minder (atau ilfeel ya? :p) setelah kenal gue lebih jauh. Gue sendiri gak pernah paham, kenapa gue nggak punya pacar. Gue pemilih? Oh, c'mon. Ibil aja bisa bilang gue gak pintar memilih. Cowok yang pernah deket sama gue ya bukan tipe yang seragam atau sama. Dari banker...

Seujung Kuku

Jika kau tanya sebesar apa aku mencintaimu, Aku akan bilang, hanya seujung kuku Mari kita lihat kuku kita Setiap harinya tumbuh Ada waktunya akan kita potong Tapi ia akan tetap tumbuh Kita potong lagi, tumbuh lagi Begitu seterusnya. Seperti itulah aku mencintaimu Terus bertumbuh Ada saatnya kita bertengkar, berbeda pendapat Tapi cinta itu terus tumbuh Belajar untuk saling menghargai Untuk saling membenahi diri Untuk saling percaya Cinta itu terus tumbuh Jadi, jika kau tanya seberapa besar aku mencintaimu.. "Hanya seujung kuku" Jakarta, 5 Februari 2015 Liris Note: i wrote this after i heard a good news from my best friend. Long last, deiz! ;)

When we were close to the sky

It was high It was far away It was quiet And we were pray silently It was bright We could feel the warmth And we smiled each other Too many stories untold Too many memory unshared I wished we could sit like this someday See the same views but different stories or Maybe a different feeling I wished I could change everything, To make you understand this clearly I wished moment like this will long last, When we were close to the sky And sat next to each other Shared the moment together 23 January 2015 Liris Nb: this photo taken from flight Kupang - Jakarta on October 12th 2014.

Berpisah

Setiap yang datang Suatu hari akan pergi Dengan cara apapun Sayangnya kebanyakan manusia tidak pernah waspada akan hal ini Itulah mengapa perpisahan selalu terasa sulit terasa berat Aku ingin memelukmu sekali lagi Memastikan kepergianku adalah karena aku bahagia Bahagia untuk kamu Mungkin jejak kita, memori itu akan hilang sekejap Tapi biarkan aku memelukmu Memelukmu sekali lagi Jakarta, 26 Desember 2014 Liris

And we never eat the ice cream

Kita pernah berjanji satu waktu Akan duduk di taman dan bercerita Tentang mimpi, cita-cita dan harapan Bercerita dengan cepat Berlomba dengan lelehan es krim yang terkadang menetes ke tangan kita Kita pernah berjanji satu waktu Akan selalu ada satu sama lain Mengalahkan apapun bersama-sama Berbagi tawa dan air mata .. Lalu masing-masing kita lelah menunggu Kita selalu duduk di taman di waktu yang berbeda Tak jelas lagi siapa menunggu siapa Lalu kita lupa..dan menghilang Dan..kita tidak pernah memakan eskrimnya. Jakarta, 18 Januari 2015 Liris Nb: i just random pick up the picture at weheartit(dot)com

My first write to heal session

I was writing before. Buat beberapa orang mungkin tahu sebelum blog ini, gue punya blog lain. I was blogging for more than 5 years. And for personal reason, I decided to stop writing. Setelah setahun, gak tahan juga. Udah lama banget pengen nulis lagi tapi gak tau mau nulis apa. Haha. I've been talking with my friend, Ivan, about my desire to write. Awalnya gue ngajakin Ivan buat bikin satu projek senang-senang. Fyi, Ivan itu salah satu pemain teater di Bandung, Jawa Barat. Dari obrolan ngalor ngidul itulah akhirnya Ivan juga nyaranin gue buat nulis. He said that I have to start to write if I wanna writing again. Kuncinya adalah memulai. Menulis apapun. Masih belum tergugah sampe akhirnya Ibil nyadarin gue tentang kepayahan gue dalam mengonsepkan hidup. Duh. And Ivan was right, yang gue butuhin adalah memulai. Mulai menulis. And thanks to Farida yang bikin write to heal session. Karena gue merasa butuh konsep buat nulis. Butuh hal yang "memaksa" gue buat nulis. Dan p...

Book's review: Before I go to sleep

I've just finished read this book: Before I go to sleep by S. J. Watson. This book remind me of the movie titled 50 First Dates. Karena buku ini bercerita tentang perempuan yang terkena amnesia. Her memory can only stand for one day. Seems similar, eh? Yang membedakan antaranya adalah buku ini lebih bergenre thriller. Beda sama film 50 First Dates yang bergenre romance. Well, buku ini bercerita tentang Christine yang kehilangan memorinya ketika berusia 30an. She couldn't remember anything at the first time; her job, her husband, her son, her life. Setiap hari dia selalu bangun dengan banyak pertanyaan tentang siapa dirinya. Her husband helps her to gives information about her memories. But what  if He just telling only half the story? Disinilah konflik muncul. Christine berusaha mencari tahu sejauh mana informasi yang ia dapat adalah benar. She started to write a journal, everyday. Dari tulisannya lah dia mulai tahu bahwa banyak informasi yang gak benar. So what's the endi...