Skip to main content

Lack of sleep

Tahukah kalian bagian tubuh apa yang paling amazing? Menurut gue, otak. Semua yang terjadi dalam hidup lo, semua itu karena otak. Otak yang memerintahkan kita untuk bertingkah laku, membuat keputusan atau menunjukkan emosi. That's why satu hal kecil aja mengganggu kerja otak lo, bakal berpengaruh sama gimana diri lo bereaksi terhadap apa pun.

Otak itu (well, semua anggota tubuh kita) nggak pernah berhenti bekerja selama kita masih bernyawa. Waktu kita tidur, otak berperan penting untuk memunculkan mimpi-mimpi. Yah..mimpi-mimpi itu sebenernya adalah memori-memori alam bawah sadar kita. Dan sebenernya inti tulisan gue kali ini adalah tentang otak dan mimpi.

Sebagai lulusan Psikologi,  gue menyakini bahwa mimpi adalah memori yang tanpa sengaja kita simpan di alam bawah sadar kita. Disaat beberapa orang mungkin meyakini bahwa itu berkaitan dengan hal-hal gaib. Yah..whatever. Akhir-akhir ini gue sering banget mengingat dengan jelas mimpi-mimpi gue. Sampe kalo udah bangun, I always ask mysel "ini masih mimpi apa udah bangun yak?".

Dan seringnya gue menyadari bahwa ternyata banyak memori alam bawah sadar gue yang sama sekali gue nggak nyangka itu tersimpan di otak gue. Gue sendiri jadi takut sama mimpi-mimpi itu. Saking takutnya hampir seminggu ini gue susah tidur. Gue baru bisa tidur lewat tengah malem. Setelah 1-2 jam kemudian, gue bangun lagi. Diem lama di kasur. Kadang gue minum air putih dulu baru mencoba tidur lagi. Dan gue akan reflek bangun subuh-subuh karna kebiasaan siap-siap buat kerja.

Karena kurang tidur, I drink more caffeine.  Tapi kebanyakan caffeine juga bikin susah tidur malemnya. Dilema. Dan gue mulai ngerasa kangen sama tidur nyenyak. Dimana gue nggak inget secara jelas apa mimpi gue. Dimana gue gak kebangun tiap 1-2 jam sekali. Huks.

Gue rasanya pengen ngomong ke otak sambil elus-elus dia, "otak sayang, hari ini gue pengen tidur nyenyak. Please hari ini memori alam bawah sadar gue nggak muncul ya. Kalo mereka mau muncul bilang aja kapan-kapan ya.." Huff.

Gue kalo kurang tidur jadi rewel kayak anak kecil. Sensitif banget. Haha. Yah..ini emang curhatan gue sih. Siapa tau setelah gue nulis panjang-panjang kayak gini, gue bisa tidur nyenyak. Hehe.

Have a nice dream,

Liris Kinasih

Comments

Popular posts from this blog

Setapak

Aku ingin berjalan bersamamu menyusuri setapak kehidupan menikmati setiap perjalanannya Aku ingin menggenggam tanganmu agar kita bisa terus jalan beriringan agar saling tahu, bahwa semua akan baik-baik saja Tapi setapakku dan setapakmu harus terpisah Tak ada setapak yang bisa dilalui bersama Aku tak tahu seperti apa setapakku tanpamu Akankah tetap setapak penuh warna atau gelap sendu Setapakku dan setapakmu kian menjauh Tak ada lagi senyum hangat Tak ada lagi genggam menenangkan Tak ada lagi kamu di setapakmu Terima kasih sudah pernah menjadi penyejuk di setapak kecilku ❤ *17 Desember 2018 diantara sesak penumpang TransJakarta **Foto diambil dari sini

Melepasmu

"Is it okay to loving you like this?" Ini adalah pertanyaan yang selalu muncul setiap aku bertemu denganmu. "Am I making you feel uncomfortable? " Adalah pertanyaan selanjutnya ketika kita mulai berbicara. You've been my best friend, my great person and my best inspiration ever had. Kesalahanku adalah membawa perasaan ini lebih jauh. I forgot that your smile and your words weren't only just for me. Aku lupa bahwa itulah caramu berteman. I forgot you just wanted to be a nice friend for everyone. Menyenangkan pernah ada sedikit dalam bagian kehidupanmu. Happy to knew you as a person, as a friend and as a coworkers. Terima kasih untuk selalu ada ketika aku butuh kamu Thank you for never leaving me alone. Maaf kalau aku tidak bicarakan ini secara langsung Today supposed to be our day to meet each other but for any reason you canceled it. Aku akan belajar bahwa melepasmu ada caraku menyayangimu lebih dalam. To loving you much more on my own way. ...

#runawayproject ? #writetoheal ?

  Untuk beberapa orang yang follow Instagram account gue atau temenan sama gue di Path, mungkin udah sering lihat posting -an gue tentang #runawayproject dan #writetoheal. Sebenernya keduanya adalah kegiatan menulis yang sedang gue lakuin. Keduanya berbeda tapi saling mendukung satu sama lain. Kegiatan menulis gue dimulai dengan #writetoheal terlebih dahulu, dilanjutkan dengan #runawayproject.Jadi, apa sih bedanya antara #wirtetoheal dan #runawayproject? Kalau sama-sama kegiatan menulis, kenapa dibuat berbeda? I will tell you.. #writetoheal. Seperti yang pernah gue tulis di blog ini tentang write to heal , ini adalah kegiatan menulis selama 20 menit tanpa jeda, tanpa perlu banyak berpikir, we just write anything that came out from our mind . Kegiatan menulis ini, akhirnya dipakai sebagai salah satu terapi. Yang pertama kali mengusung write to heal ini adalah salah seorang profesor bernama Pennebaker. Menurut Pennebaker, setiap orang itu pasti memiliki pengalaman emosi....