Skip to main content

Movie review: Her (2013)

I thought it's about a month ago when I watched this movie. Spike Jonze (the director) got a kewl idea - totally kewl idea, I mean - to made this movie. It's about love and be loved. The story is sooo human.
Menurut gue, kenapa film ini menarik adalah karena film ini menyajikan cerita cinta yang gak biasa tapi sangat menarik. Gak bosen walaupun (mungkin) cerita cinta-cintaannya sering kita liat di FTV. Well, ceritanya adalah tentang masa dimana teknologi udah sangat canggih. Masa dimana kita gak perlu capek-capek buat ngetik karena PC komputer udah punya sensor suara yang dapat kita perintahkan. Hmm.. I won't tell you about the technology anyway. Sort of, Theodore (cast by Joaquin Phoenix) was falling in love with the computer. Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, even We can talk each other with the PC. We can share stories, jokes..the PC become a friend with us.
Theodore yang (ceritanya) lagi galau dan kesepian..akhirnya menemukan kenyamanan untuk ngobrol sama komputernya, Samantha (voice by Scarlett Johannson). Sampe akhirnya they just like falling in love each other. Theodore bahkan memperkenalkan Samantha as his girlfriend. Mungkin bisa ketebak gimana akhir ceritanya. Gimana pun juga, Samantha cuma sebuah software. She's not real.
That's the reason why I told you this movie is soooo human. Karena manusia gak pernah berhenti untuk mencintai. Pada siapa pun, apa pun. Maybe it's a basic instinct. Kita nggak akan pernah tahu pada siapa kita Jatuh Cinta. Karena hal itu terjadi dengan sendirinya, tanpa kita rencanakan. Theodore gak berencana atau bahkan berpikir kalau dia bakal jatuh cinta pada komputernya. Dan Samantha pun gak pernah mengira dia bakal jatuh cinta pada seorang manusia. Pada hal yang bahkan gak bisa tersentuh olehnya. Well, mungkin benar pepatah anak jaman sekarang; "yang ganteng/cantik akan kalah dengan yang bisa bikin nyaman." Hahaha.
Dan..gue juga suka sama soundtracknya. Salah satunya adalah song by Karen O titled The Moon Song:
I'm lying on the moon
My dear, I'll be there soon
It's a quiet and starry place
Time's we're swallowed up
In space we're here a million miles away
There's things I wish I knew
There's no thing I'd keep from you
It's a dark and shiny place
But with you my dear
I'm safe and we're a million miles away
We’re lying on the moon
It’s a perfect afternoon
Your shadow follows me all day
Making sure that I'm Okay and we’re a million miles away
Have a great day,
Liris Kinasih

Comments

Popular posts from this blog

Setapak

Aku ingin berjalan bersamamu menyusuri setapak kehidupan menikmati setiap perjalanannya Aku ingin menggenggam tanganmu agar kita bisa terus jalan beriringan agar saling tahu, bahwa semua akan baik-baik saja Tapi setapakku dan setapakmu harus terpisah Tak ada setapak yang bisa dilalui bersama Aku tak tahu seperti apa setapakku tanpamu Akankah tetap setapak penuh warna atau gelap sendu Setapakku dan setapakmu kian menjauh Tak ada lagi senyum hangat Tak ada lagi genggam menenangkan Tak ada lagi kamu di setapakmu Terima kasih sudah pernah menjadi penyejuk di setapak kecilku ❤ *17 Desember 2018 diantara sesak penumpang TransJakarta **Foto diambil dari sini

Melepasmu

"Is it okay to loving you like this?" Ini adalah pertanyaan yang selalu muncul setiap aku bertemu denganmu. "Am I making you feel uncomfortable? " Adalah pertanyaan selanjutnya ketika kita mulai berbicara. You've been my best friend, my great person and my best inspiration ever had. Kesalahanku adalah membawa perasaan ini lebih jauh. I forgot that your smile and your words weren't only just for me. Aku lupa bahwa itulah caramu berteman. I forgot you just wanted to be a nice friend for everyone. Menyenangkan pernah ada sedikit dalam bagian kehidupanmu. Happy to knew you as a person, as a friend and as a coworkers. Terima kasih untuk selalu ada ketika aku butuh kamu Thank you for never leaving me alone. Maaf kalau aku tidak bicarakan ini secara langsung Today supposed to be our day to meet each other but for any reason you canceled it. Aku akan belajar bahwa melepasmu ada caraku menyayangimu lebih dalam. To loving you much more on my own way. ...

#runawayproject ? #writetoheal ?

  Untuk beberapa orang yang follow Instagram account gue atau temenan sama gue di Path, mungkin udah sering lihat posting -an gue tentang #runawayproject dan #writetoheal. Sebenernya keduanya adalah kegiatan menulis yang sedang gue lakuin. Keduanya berbeda tapi saling mendukung satu sama lain. Kegiatan menulis gue dimulai dengan #writetoheal terlebih dahulu, dilanjutkan dengan #runawayproject.Jadi, apa sih bedanya antara #wirtetoheal dan #runawayproject? Kalau sama-sama kegiatan menulis, kenapa dibuat berbeda? I will tell you.. #writetoheal. Seperti yang pernah gue tulis di blog ini tentang write to heal , ini adalah kegiatan menulis selama 20 menit tanpa jeda, tanpa perlu banyak berpikir, we just write anything that came out from our mind . Kegiatan menulis ini, akhirnya dipakai sebagai salah satu terapi. Yang pertama kali mengusung write to heal ini adalah salah seorang profesor bernama Pennebaker. Menurut Pennebaker, setiap orang itu pasti memiliki pengalaman emosi....