Skip to main content

How could you?

Why I fell in love with you?
I don’t know exactly why but I remember the things.
I remember our first time met each other.  We had dinner together at famous fast food restaurant. Our awkward conversation. But then you started to teased me.
I remember I didn’t look you as a man at first. You were just my friend’s best friend.
I remember our second time met each other.  I called you then you startled. You gave  me an awkward smile.
I remember when I cried because of I broke up with my (ex) boyfriend, then you just been there. Sat quietly beside me and listened that long story.
I remember you always took care of me. You used to be always make sure I got home safely.
I remember we went to your favorite singer’s mini concert. I never seen you as happy as that day.  When you became a fanboy.
I remember we spent 11 hours together, did random things, had movies marathon and at the end of day you drove me home.
I remember first postcard that sent by you.
I remember that night you asked me, “do you want to be with me? I don’t think I deserve your loves. Why you want to be with me?”
I remember after that, we didn’t catch each other for months.
I remember you still gave me an awkward smile when we met again.
You’re still did the same: always took care of me.
You’re still did a random jokes while I were stressed.
You’re still…here, there, everywhere I need.
How could you do this to me?
How could?
How dare! 

Comments

Popular posts from this blog

Setapak

Aku ingin berjalan bersamamu menyusuri setapak kehidupan menikmati setiap perjalanannya Aku ingin menggenggam tanganmu agar kita bisa terus jalan beriringan agar saling tahu, bahwa semua akan baik-baik saja Tapi setapakku dan setapakmu harus terpisah Tak ada setapak yang bisa dilalui bersama Aku tak tahu seperti apa setapakku tanpamu Akankah tetap setapak penuh warna atau gelap sendu Setapakku dan setapakmu kian menjauh Tak ada lagi senyum hangat Tak ada lagi genggam menenangkan Tak ada lagi kamu di setapakmu Terima kasih sudah pernah menjadi penyejuk di setapak kecilku ❤ *17 Desember 2018 diantara sesak penumpang TransJakarta **Foto diambil dari sini

Melepasmu

"Is it okay to loving you like this?" Ini adalah pertanyaan yang selalu muncul setiap aku bertemu denganmu. "Am I making you feel uncomfortable? " Adalah pertanyaan selanjutnya ketika kita mulai berbicara. You've been my best friend, my great person and my best inspiration ever had. Kesalahanku adalah membawa perasaan ini lebih jauh. I forgot that your smile and your words weren't only just for me. Aku lupa bahwa itulah caramu berteman. I forgot you just wanted to be a nice friend for everyone. Menyenangkan pernah ada sedikit dalam bagian kehidupanmu. Happy to knew you as a person, as a friend and as a coworkers. Terima kasih untuk selalu ada ketika aku butuh kamu Thank you for never leaving me alone. Maaf kalau aku tidak bicarakan ini secara langsung Today supposed to be our day to meet each other but for any reason you canceled it. Aku akan belajar bahwa melepasmu ada caraku menyayangimu lebih dalam. To loving you much more on my own way. ...

Turning 29!

Huuaaa I’m turning 29 today . Antara bahagia, sedih, bersyukur sampe terharu bisa ada di umur segini. Tahun terakhir sebelum memasuki gerbang umur 30- something #azeeg. going to be 30 something, so what? Sebenernya sama seperti di momen ulang tahun tiap tahunnya. Gue akan lebih banyak berkontemplasi apa hal-hal yang udah gue capai sepanjang hidup, pelajaran apa yang gue dapet tiap tahunnya. Gue selalu berharap bisa jadi orang yang lebih baik dan bermanfaat tiap tahunnya. Hari ini, di umur 29 tahun, gue merasa sangat bersyukur buat segala bentuk nikmat yang Allah kasih. Baik berupa rejeki, kesehatan, temen-temen dan keluarga yang super baik. Ada kalanya sebelum gue mencapai umur 29, gue sering banget ngebandingin diri gue sama orang lain. Terutama yang seumuran.  Kebanyakan orang di umur 29, udah nikah, punya pekerjaan di posisi lumayan tinggi, punya rumah, punya mobil, hidup enak deh intinya. Tapi gue jadi mikir, emang selama ini hidup gue gak enak? Ah, ternyata ...