I've just finished read this book: Before I go to sleep by S. J. Watson. This book remind me of the movie titled 50 First Dates. Karena buku ini bercerita tentang perempuan yang terkena amnesia. Her memory can only stand for one day. Seems similar, eh? Yang membedakan antaranya adalah buku ini lebih bergenre thriller. Beda sama film 50 First Dates yang bergenre romance.
Well, buku ini bercerita tentang Christine yang kehilangan memorinya ketika berusia 30an. She couldn't remember anything at the first time; her job, her husband, her son, her life. Setiap hari dia selalu bangun dengan banyak pertanyaan tentang siapa dirinya. Her husband helps her to gives information about her memories. But what if He just telling only half the story? Disinilah konflik muncul. Christine berusaha mencari tahu sejauh mana informasi yang ia dapat adalah benar. She started to write a journal, everyday. Dari tulisannya lah dia mulai tahu bahwa banyak informasi yang gak benar. So what's the ending? Secret. Hahaha.
So, that's important to us to write. Christine bahkan tahu emosi apa yang terjadi di hari sebelumnya ketika ia membaca jurnalnya. Ini yang membuat Christine berusaha keras untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Writing is help us. Menulis membantu kita untuk menyimpan memori lebih detail. Dan untuk kasus Christine, menulis membantu dia untuk fokus and guess what, dia mulai bisa mengingat moment-moment sederhana yang sebelumnya tidak pernah ia ingat.
So, let's start to write and be happy with that.
Have a nice day,
Liris
thats cool, jd pengen baca buku itu jg.. hhe.
ReplyDelete